Followers

Support Us
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Apa Sih Sebenernya Makna Tahun Baru Itu?

By the way, tahun baru udah mau dateng nih..  Kalian udah nyiapin apa aja? Kembang api? Kendaraan pribadi? Minyak wangi? Atau nggak nyiapin apa-apa karena nggak punya pasangan sehati? Oke.. Mari kita renungkan dulu makna tahun baru.
Image result for Kembang Api Tahun Baru 2016
Setiap pergantian tahun, selalu ramai suara ledakan kembang api, pawai kendaraan bermotor, maupun pesta terompet. Kira-kira kenapa orang-orang melakukan hal itu ya?
Dari pengamatan gue, ada 2 tipe orang yang merayakan tahun baru:
A. Orang yang merasa layak merayakan pergantian tahun karena dia merasa cukup sukses menjalani tahun sebelumnya.
B. Orang yang merasa mendapatkan harapan baru di tahun yang baru, setelah banyak kegagalan yang dia terima di tahun sebelumnya.
Nah, lo masuk yang mana?
Saran gue, kalo bisa kita semua termasuk dalam golongan orang "A" di atas. Di mana setiap kita merayakan tahun baru, artinya kita merayakan sebuah kesuksesan. Bukan cuma mencari pengharapan tanpa menyesali kegagalan yang sudah kita ciptakan.
Kalo gue, lebih suka menyikapi tahun baru sebagai batas dari target hidup tahunan yang gue ciptakan setiap tahun. Sudah berapa banyak yang gue wujudin, dan berapa banyak yang masih susah buat didapetin. Dengan kata lain, event tahun baru adalah waktu yang pas buat mengintrospeksi diri, agar nggak lupa diri. Menurut gue, tahun baru hanya berarti sebagai waktu yang tepat untuk hura-hura, merayakan sesuatu yang belum gue tahu gunanya apa.
Nah, untuk orang-orang di golongan "B", buat gue mereka adalah laskar pemimpi. Setiap tahun mereka bikin target baru, tapi semangat berjuangnya cuma bertahan seminggu. Misal, targetnya tahun depan harus langsing. Minggu pertama rajin fitness dan diet, minggu kedua udah males fitness dan masih nyoba diet, di minggu ketiga mereka udah berenti fitness dan diet, lalu mikir "Aku mau tampil apa adanya ah~". Iya, resolusi tahunannya bertahan kurang dari sebulan. Dan sayangnya, hal itu terulang setiap tahun.
Kadang tanpa sadar, kita ini jadi manusia yang terlalu sering berharap, tapi jarang berusaha. Akhirnya yang kita petik cuma kecewa. Lalu menyalahkan nasib karena tak pernah memberi apa yang kita minta. Padahal, gue percaya bahwa nggak ada mimpi yang terlalu muluk, yang ada cuma usaha yang kurang keras. Kita kadang haus motivasi, tapi terlalu malas untuk beraksi. Itulah kenapa, om Mario Teguh masih laris di negeri ini. Mimpi tanpa aksi, namanya angan-angan. Nggak bakal jadi kenyataan.

Still Love You, Mom!


DP BBM & Ucapan Hari Ibu 22 Desember 2015 55
Aku mencintaimu,
Dengan jenis cinta yang berbeda.

Aku tak menceritakannya pada semua orang,
bahkan pada dirimu sendiri pun tidak.

Aku simpan cintaku dalam setiap sujudku.
Kuhantarkan doaku pada Tuhan, meminta umurmu dipanjangkan.

Kubiarkan air mataku meleleh, tiap kuingat
dosaku yang tak pernah kau jadikan alasan membenciku.

Mungkin, aku tak mengucapkannya sekali pun di sepanjang hayatku.
Mungkin, aku tetap melawan atas permintaanmu.
Mungkin, aku tidak seperti apa yang kau ekspetasikan.

Tapi, Ibu,
percayalah, aku mencintaimu.

Dalam setiap tarikan serta helaan napasku.
Dalam setiap doa.
Dan dalam setiap mimpi.


Konsep Belajar Cepat dan Menyenangkan

Sebagian besar dari kita, saya dan agan, pasti pernah merasa jenuh ketika belajar. Baik itu saat sekolah, maupun ketika sudah kuliah. Mendekati ujiankah, kompetisi, atau seleksi nasional, dan lainnya. Saya sempat berpikir, bagaimana cara belajar tapi ga membosankan? belajar tapi menyenangkan? 

Saya akan berbagi tentang bagaimana belajar cepat dan menyenangkan. Salah satu konsep belajar cepat yang bagus dan tentunya juga menyenangkan adalah konsep MASTER yang terdapat dalam buku 'Accelerated Learning for the 21st Century'. Saya sendiri belum membaca buku ini, jadi ambil intisarinya dari blog lain. 

Istilah MASTER di sini adalah singkatan dari Motivating your mind, Acquiring the information, Searching out the meaning, Triggering the memory, Exhibiting what you know, dan Reflecting what you've learned.

1. Motivating Your Mind  (Memotivasi Pikiran)
Langkah pertama dalam belajar cepat adalah motivasi. Ini penting sekali. Berapa banyak orang yang berusaha untuk belajar tanpa motivasi? Mereka menganggap belajar sebagai suatu bentuk "penderitaan". Dengan sikap seperti ini bisa dibilang secara bawah sadar otak akan menolak informasi yang masuk karena dianggap negatif!
Jelas saja kita jadi sangat sulit belajar. Bandingkan dengan orang yang termotivasi, yang menganggap belajar itu seru dan mengasyikkan. Secara bawah sadar otak akan dengan senang hati mempersilakan informasi untuk masuk.

Apa agan org yg susah memotivasi diri untuk belajar?
Perbaiki niat dan tujuan agan dalam belajar,dan paksakan diri agan untuk kebaikan agan. 

2. Acquiring the Information (Memperoleh Informasi)
 Ada tiga gaya belajar utama, yaitu visual (melalui penglihatan),auditori (melalui pendengaran), dan kinestetik (melalui tindakan).Kita akan lebih cepat menangkap informasi kalau kita belajar sesuai dengan gaya belajar kita. Oleh karenanya kita perlu mengenali gaya belajar yang cocok untuk kita lalu mempraktekkannya. Hasilnya kita akan lebih cepat menangkap informasi.

Yang mana tipe belajar agan? Kenali dan dalami.

 3. Searching Out the Meaning  (Menyelidiki Makna)
 Sekedar membiarkan informasi masuk sama sekali tidak cukup. Kita harus berusaha untuk mendapatkan makna dari informasi itu. Ini sama seperti mencerna informasi yang masuk sampai memahami hakikatnya luar dalam. Jadi bukan hanya menghafalkan fakta, tapi terus maju sampai memahami konteksnya dan penerapannya untuk hal-hal lain. Berapa banyak orang yang hanya berusaha menghafal fakta tanpa memahami maknanya ?

Bener kan gan? Masih menghapal dari pada memaknai?

 4. Triggering the Memory  (Memicu Memori)
 Memahami makna merupakan hal yang sangat penting, tapi kita juga harus mampu mengingat fakta. Banyak orang yang punya daya ingat luar biasa. Contohnya ada orang Jepang yang menghafalkan angka pi sampai ribuan angka di belakang koma ! Ck…ck… (biasanya kita hanya hafal dua angka yaitu "14″ dari "3.14″). Ada banyak teknik yang bisa memudahkan kita mengingat fakta. Singkatan seperti "MASTER" merupakan salah satunya. Akan jauh lebih mudah untuk mengingat enam langkah Accelerated Learning kalau kita memakai singkatan "MASTER".

Asah kemampuan otak agan dengan hal-hal sederhana. Bisa dengan mengisi TTS,atau sekedar menghapal nomor kontak teman.

 5. Exhibiting What You Know  (Memamerkan Apa yang Agan Ketahui)
 Memamerkan di sini bukan berarti sok tahu. Yang dimaksud adalah kita harus berusaha membagikan ilmu kita ke orang lain. Saat membagikan ilmu ke orang lain kita justru akan mendapatkan lebih banyak lagi! Misalnya seorang guru kadang lebih cepat paham dan menguasai materi pelajarannya tentang materi pelajarannya setelah dia mengajarkannya pada murid-muridnya.

Pernah mencoba? Ajarkan ilmu yg agan dapat,niscaya agan akan terus mengingat ilmu itu.

6.  Reflecting What You've Learned  (Merefleksikan Bagaimana Agan Belajar)
 Nah, inilah langkah terakhir dalam konsep MASTER. Kita mesti mengevaluasi cara belajar kita. Mengapa? Sebab setiap orang punya cara belajar yang unik yang berbeda dengan orang lain. Kita mesti mengembangkan gaya belajar pribadi yang paling cocok dengan kita. Dan ini tentu tidak bisa dicapai dalam waktu semalam. Kita harus mencoba, mengevaluasi, memperbaiki apa yang kurang, lalu mencoba lagi, dan seterusnya.

Dengan terus mengevaluasi perlahan-lahan gaya belajar kita akan semakin tajam dan cocok dengan kita.


 Itulah enam langkah konsep MASTER. Sebenarnya belajar itu memang menyenangkan, hanya cara pandang dan cara belajar kita saja yang selama ini perlu kita pernaiki. Selamat mencoba! Temukan kesenangan belajar agan! Dan raih jalan menuju sukses!

Jangan Menunggu Momen untuk Berubah

Kehidupan yang lebih baik adalah dambaan setiap orang. Kehidupan yang bagaimanakah yang dikatakan baik? itu tergantung dari persepsi masing-masing orang tentang makna kehidupan. namun, tidak semua orang dapat merealisasikan impian mereka untuk kehidupan yang lebih baik. Sebagian orang melakukan introspeksi diri sebagai cara untuk memperbaiki kehidupan. Momen tahun baru kerap dijadikan banyak orang sebagai momen untuk introspeksi diri menuju perubahan kehidupan yang lebih baik. Tapi, kalau dipikir-pikir, apa ga kelamaan nunggu penghujung tahun dulu baru mau introspeksi diri? Satu tahun terdiri dari 365 hari = 8.760 jam !!! Apa cukup dalam 8.760 jam sekali kita melakukan introspeksi diri untuk kehidupan yang lebih baik, Sementara hampir dalam setiap tindakan, kita melakukan kesalahan yang butuh perbaikan? Saya rasa tidak. . . .

Hidup adalah perubahan, barang siapa yang tidak ada perubahan dalam hidupnya, sesungguhnya ia telah mati.

Kenapa tidak kita jadikan setiap hari, bahkan setiap tindakan yang kita lakukan sebagai momen perubahan? itulah pemanfaatan waktu yang sesungguhnya. hidup itu perubahan sob. . . kualitas hidup kita ditentukan oleh seberapa baik kita dalam mengatur waktu. Tiap orang mempunyai jatah waktu yang sama, 24 jam satu hari. tugas kita adalah bagaimana cara kita mengalokasikan waktu-waktu tersebut untuk perbuatan baik dan selalu mengintrospeksinya. So, jangan pernah buang-buang waktu. Waktu tidak akan pernah menunggu sampai kita siap untuk mengaturnya, tapi kitalah yang menentukan apakah kita siap untuk mengatur waktu.

pada hakikatnya, tidak hanya setiap tahun umur kita bertambah, tetapi setiap hari, bahkan setiap saat. itu berarti jatah umur kita di dunia setiap saat berkurang, maka alangkah meruginya diri ini jika melewatkan setiap saat dengan sia-sia.

“Barang siapa yang keadaan amalnya hari ini lebih jelek dari hari kemarin, maka ia terlaknat. Barang siapa yang hari ini sama dengan hari kemarin, maka ia termasuk orang yang merugi. Dan barang siapa yang hari ini lebih baik dari hari kemarin, maka ia termasuk orang yang beruntung.” (H.R Bukhari)

Hadist tersebut menyuruh kita untuk memperbaiki kualitas hidup kita setiap harinya, bukannya setiap tahun nunggu dulu momen akhir tahun. Tapi, tidak ada salahnya jika akhir tahun kita introspeksi diri secara kolektif satu tahun amal perbuatan kita.

Jadikan setiap perbuatan yang kita lakukan sebagai momen perubahan.